Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Sebuah Rasa

Seminggu selepas kau terima surat itu, ku menunggu kata - kata balik darimu. Namun tak ada sedikit dalam pengharapan ku itu, sudah saat nya harapan ku tenggelam dalam sebuah penantian. Ku terlalu larut dalam jurang yang dalam, mencoba terus merangka naik dan menjauh, namun jatuh lebih dalam lagi di jurang yang berbeda. Ku telusuri dan ku temui sebuah jawaban yang kini menjadi jalan akhir. Tanpa cahaya, hanya hitam tak berbatas, kini kembali ku rasa, rasa yang sama namun enggan tuk pergi , terjerat lagi. Haruskah menunggu esok ? , menanti rasa itu, yang setiap hari nya sama. 

Surat buat si doi

Seminggu lalu kita berkenalan dengan begitu sempurna yang pernah kurasakan. Seminggu lalu juga niat ku untuk mendekati mu, tak tau dari mana perasaan itu muncul. Ini sebenarnya bukan puisi atau pun apa. yaa !!hanya perasaanku yang mau ku sampaikan tapi takut untuk ku ucapkan pada mu. Kita memang tak pernah ketemu, bukan tak mau,tapi maluku yang menghalangi semua ini. Juga bukan ku terlalu puitis menggunakan kata – kata ini, hanya saja ingin memudahkan mu mengetahui perasaanku sebenarnya J . Aku cuman bisa melihat mu dari kejauhan dan menanyakan mu pada teman mu, juga temanku. Aku takut ini terlalu berlebihan buat mu, tapi ini caraku bagaimana menyatakannya .Aku tak tau bagaimana perasaanmu padaku, bagaimana nantinya ? aku tak tau. Mungkin tulisan ini akan mengakhiri percakapan ku pada mu di whatsapp, bukan tak mau. Kira nya nanti kau habiskan bacaan ini sampai selesai aku akan merasa takut, malu, buat menghubungimu lagi jika pengharapanku habis sirna begitu saja. Takut kira nya aku m...